Resensi Fotorealisme The Rainbow Bridge in Tokyo

Judul Resensi : Fotorealisme The Rainbow Bridge in Tokyo
Kelas : 3IA01
Nama Anggota Kelompok :
- Hambali Syahrul Basir (53412264)
- Ibnu Muzzakkir (53412525)
- Inas Nabilah (53412660)
- Juwita Winadwiastuti (54412011)
- Riyan Neba (56412506)

Fotorealisme The Rainbow Bridge in Tokyo



          Pada dunia fotografi, dikenal tiga elemen yang mempengaruhi sebuah hasil foto yaitu Aperture, Shutter Speed, dan ISO. Ketiga elemen ini dikenal dengan segitiga ekposur. Komposisi eksposur yang tepat akan membuat sebuah potretan bersifat realisme.
Pada foto karya Trey Ratcliff yang berjudul “The Rainbow Bridge in Tokyo”, terlihat perpaduan ketiga elemen telah membuat foto terlihat real. Foto difokuskan pada objek, yaitu jembatan di Tokyo, yang ukurannya tergolong besar. Agar lebih terfokus pada objek, pemotret hanya menggunakanaperture f/5.0 supaya objek lain selain jembatan terihat lebih blur namun masih terlihat bentuk objeknya.
         Saat mata melihat objek diatas air pada malam hari, pastinya akan terlihat bayangan lampu pada air. Untuk merealisasikannya, pemotret menggunakan speed yang cukup lama agar kamera mendapat cahaya yang banyak . Objek, lampu, beserta bayangan dari lampu yang terlihat dibawah objek terlihat jelassehingga dapat diambil kesimpulan mengenai adanya air dibawah jembatan. Bantuan tripod diperlukan untuk pengambilan foto yang memiliki speed lama untuk mengurangi efek getaran selama pemotretan.Lalu dengan ukuran ISO yang kecil, pemotret berhasil membuat sebuah potretan malam hari tanpa noise seperti kesempurnaan mata saat melihat pemandangan malam hari. Selain hasil foto menggunakan ISO kecil akan lebih tajam dibanding ISO tinggi.


Sumber Foto:
https://www.flickr.com/photos/stuckincustoms/8880354382/

Comments

Popular posts from this blog

Macam-Macam Perasaan Seseorang

Prosedur Pembuatan PT dan Struktur Organisasi PT Gamatechno

Pencahayaan dan Bayangan